Perjalanan diteruskan, sampai ditepi kali masih ada air dan batu2, tapi bisa dilewati mobil tapi tepian kali curam, ada sekitar 6 m turunannya, kemudian harus menanjak lagi diseberang sekitar 3 m, pepohonan disini sangat rimbun sehingga malam tambah pekat.
Setelah periksa medan diputuskan jalan, mobil jln dg doble gardan gigi 2, pelan dan berat, turun ternyata lebih mudah, waktu mendaki yg sulit, krn hrs mendaki jln tanah dg ban basah. Ahirnya jeep selamat sampai diseberang kali.
didepan terbentang padang alang2 luaaas dan terbuka, kami melanjutkan "nyoklet" mengambil jalur lurus searah masuk padang terbuka. Gerakan lapu memberi kode kpd supir agar berbelok kekanan, lurus lagi, kemudian kekanan lagi, lurus lagi.
Ada mata, arah kiri, kiri, kanan terus kanan, berhenti, mobil berhenti setelah kaca mobil diketuk. Ini hanya sepasang mata semoga tdk lewat. Pelan senapan diangkat bersamaan dg sinar koplamp diatas bayang2 2 titik sinar biru teduh.
Titik putih dari fisir depan masuk celah v dari fisir belakang, paaas diantara dua titik biru teduh, angkat sedikit, tahan nafas……,paaak.
Mata kelihatan meloncat tersentak, saya kehilangan buruan, turun dari kap jeep dan mengejar, ternyata alang2 tdk terlalu tinggi.
Rusa masih ada, lepas tembakan lagi, masih jalan sempoyongan, tembak lagi, masih jalan tetap sempoyongan, tembak lagi dan lag, ahirnya rusa terduduk tapi peluru juga habis. Pak Iwan sdh disebelah, peluru pak, "abis pak", aah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar