Jumat, 10 Oktober 2014

02192. PELURU SISA.



Ahirnya nyoklet dilanjutkan dg koplamp sinarnya redup dan merah, namun di-sela2 pohon ada mata berkelit dan lari, jln meliuk memasuki jembatan sungai kering. Keluar dari jembatan, rusa besaar sdg menengadah baru naik dari semak diatas selokan menuju jln terpotong sinar lampu mobil.

Jantung berdegup kencang bahkan tangan ikut gemetar, rusa gesit berbalik dan lari menyusur jalan, secara reflex saya kokang senjata dipinggang dan melepas tembakan tanpa membidik ke badan rusa, sekenanya. Kendaraan berhenti, rusa menyeberang jln, saya sempat lepas tembakan sekali lagi, turun dari mobil dan mengejarnya.

Rusa mau naik keatas tebing tapi terlalu curam, saya lepas tembakan lagi dari dekat, rusa masih berusaha lari tapi sesuatu menahannya, ahirnya rusa terduduk dlm semak dipinggir jln, saya dekati. Rusa sdh tdk dpt bangun tapi masih liar, saya kokang senjata, ditempel dibelakang telinganya, paak, badan rusa tersentak dan terkulai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar