Jumat, 10 Oktober 2014
02193. ADA BAN SEREP.
Saya lambaikan koplamp isyarat memanggil supir, ternyata rusa besar, tdk bergerak diangkat berdua, kasih maju itu mobil, saya memberikan intruksi, setelah posisi rusa dibelakang mobil dicoba lagi utk diangkat, tdk kuat. Turunkan ban serep, badan rusa dinaikan diatas ban serep, bagian kepalanya masih ditanah.
Oohh…. pantes rusa besaar tdk dpt mendaki keatas tebing waktu didekati, rupanya kaki depan kanannya patah kena terjang peluru, entah peluru yg mana, ini namanya rejeki. Sekarang kepala rusa bisa dinaikan kelantai mobil, dg susah payah, tapi badannya nasih tertinggal di ban serep.
Badan rusa diangkat dari ban serep ke lantai mobil, aah ……..berat sekali, ban serep masih tertinggal, dan naik terahir.
Mau melanjutkan perjalanan ke Dompu disana tdk ada orang yg mengurus rusa, isteri saya sdh dipulangkan ke Bandung, saya tinggal bujangan dirumah. Mobil diputar arah balik ke Doro Sambi, disana banyak orang kerja yg bisa ngurus daging rusa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar