Minggu, 27 Juli 2014
02113. DOOAAAR :
Dipadang "Sori Uttu" ini banyak kisah perburuan malam dengan rusa Sumbawa, dimulai kala datang kunjungan Kepala kantor telepon Dompu, diantar kepala PU yang menantunya dan anak perempuannya yang lagi hamil tua. Mengendarai jeep Toyota longsasis bak terbuka warna kuning PU, pulangnya lewat magrib dan saya ikut ke Dompu.
Dipadang Sori Uttu tepatnya 50 meter setelah simpang tiga, pak Kepala PU melihat mata , dia menghentikan mobilnya, meraih senjata LE dan turun, saya ikut dibelakang, meng-endap-endap dipadang alang-alang sambil menyalakan senter, mana rusanya pak..., sst.., dia merapatkan telunjuk kebibirnya dan saya diam.
Ternyata didepan mengambang kepala dan dada rusa dalam bayang kegelapan malam, badan saya gemetar terbayang daging enam puluh kilogram, ditengah padang rumput dalam gelap malam, tidak ada yang punya, sedang tegak berdiri didepan mata.
Doooooorr, suara senjata LE menyalak keras membelah kesunyian malam, serentak memburu kearah rusa tadi berdiri dicari dengan senter keliling, tidak ada rusa disana, juga disekitarnya.
Rupanya rusa lebih cekatan daripada pemburunya, padahal waktu posisi berhadapan tadi jaraknya tidak sampai sepuluh meter, malam itu pulang ke Dompu dengan tangan kosong.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar