Rabu, 30 Juli 2014

02131. SENJATA :

IYO DAI LEONG. NGARA DORO :


Wakil pemborong namanya pak Iwan alm, datang dari Jakarta membawa senjata Winchester merek Anshut buatan Germany caliber 5.4 mm, punya mertuanya pemilik perusahaan. Lengkap dengan pelurunya satu paket berisi 200 butir, koplamp dengan 5 batu battery dan shoklet  DC 500 whatt. 

Dlm perjalanan dari Sumbawa Besar ke Dompu langsung dicoba, waktu lewat daerah rawa pasang surut  di Plampang banyak burung bangau dan belibis. Pak Iwan mencoba akurasi senjata, ternyata sangat bagus, waktu berhenti diwarung makan sudah bisa makan daging belibis dan bangau goreng, memang enak dan gurih.

Setelah sampai di Doro Sambi kami beristirahat, sementara pak Iwan kelihatan sedang memeriksa senjata, menyikat loopnya , meminyaki laras  dan hower  senjata, kemudian menyetelnya kembali. Saya mendekat dan melihat senjatanya, memang masih terawat bagus, coba mengangkatnya, cukup berat, membidiknya, ternyata kesulitan memasukkan titik putih di fisir depan dg celah v di fisir belakang. 

Rupanya pipi saya terlalu tebal sehingga kedua fisir tidak mau segaris,  karena dibagian belakang popor  senjata ada bagian yang ditebalkan. Terpaksa harus memiringkan kepala, atau dengan menarik ujung popor kebawah dagu namun ujung popor menjadi tidak rapat kebahu. Jika senjata dengan daya tolak balik kuat ini berbahaya, tapi untuk senjata jenis cis caliber 5,4 mm cukup aman. 

Pak Iwan alm menjelaskan prosedur mengisi dan mengosongkan senjata, menguncinya, diulang dan dicoba sampai dinilai lancar. Sejak hari itu senjata, peluru, koplamp dan shoklet tidak pernah tertinggal didalam jeep.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar