Rabu, 30 Juli 2014

0215. SEBAIKNYA TEPAT SASARAN :


Masih cerita perburuan dari atas truk, karena para pekerja dari Dompu mau pada libur, sore hari mereka sudah bersih-bersih dan siap pulang , namun truk yang akan mengantar masih narik semen dari Bima dan belum kembali, ditunggu ternyata malam baru datang, pekerja yang sudah bersih terpaksa bantu nurunkan semen biar cepet selesai, kotor lagi daah. 
Sekalian pulang saya membawa perlenkapan berburu, senjata, peluru koplamp shoklet, semuanya dalam kantong Bick kecuali senjata yang dari tadi siang sudah dibersihkan dilumasi dan dipasang teleskoop  baru, sudah dicoba menembak sasaran ternyata sangat titis .

Hari sudah jam 8 malam dan rombongan mulai berangkat meninggalkan Doro Sambi, lepas tanjakan Doro Toi ada perladangan penduduk sebelah kanan jalan, dan segera disapu dengan sinar shoklet 500 whaat, ada kerdipan mata yang sudah dikenal, kepala truk diketok supaya berhenti. Dua titik sinar biru teduh dan lincah dengan tarian khas, seperti sepasang permata jambrut tapi sangat jauh kira-kira 200 meter.

Ini ukuran mata rusa besar karena jarak antar matanya agak jarang dan memang biasanya diareal ini rusanya besar dan berpasangan, tapi ini bukan jarak tembak optimal. Saya turun dg berbekal koplamp mengendap, mendekati arah sepasang mata tadi, ternyata rusa sudah kabur menjauh kedalam hutan.

Perburuan dilanjutkan, ditempat lain yang biasa ditemukan mata tidak ditemukan, ahirnya sampai dipinggiran kampung Sori Uttu, sebelah kanan ada lapangan sepak bola, disini banyak tertangkap mata-mata, semua mata binatang malam, kalau kena sinar lampu akan memantulkan cahaya yang ber-beda-beda dan merupakan identitas  binatang malam, seperti punya katepe saja, termasuk burung hantu. 

Ada yang berwarna merah ber-kedip-kedip ooh itu mata kuda, ada yang agak biru gelap dan gerakannya lambat, berkelompok,  itu mata kerbau, ada yang biru besar gerakannya agak lambat dan mendatar, itu mata sapi.

Shoklet diarahkan kesebalah kiri ada bekas ladang kecil berpagar, alang-alangnya sudah tinggi disampingnya ada SD Impres, ada sepasang mata biru didalam kelebatan alang-alang kemudian naik keatas menengadah dan terlihat kepala rusa diantara ujug ilalang, kepala truk diketok dan berhenti stasioner.

Shoklet dimatikan diganti dg sinar koplamp, di-putar-putar dengan memutar kepala diatas popor senjata yang mulai diarahkan kemata rusa. Ternyata mata rusa dalam telescoop sangat kecil tapi sudah masuk dalam persinggungan tanda silang, tarik nafas dalaam paaak, bersamaan dengan dimatikannya mesin truk diesel. Kena, saya dapat merasakannya kena, kami serentak turun mengejar rusa yang lari masuk kedalam semak. 

Karena bawa koplamp saya dimuka, kepala digoyang kekiri kekanan mencari rusa yang kabur, ada sesuatu yang nyeruduk dari dalam semak, membelah alang-alang dan masuk diselangkangan, saya terpental dan jatuh ditanah tapi senjata tetap dalam dekapan, sementara teman dibelakang berteriak melihat rusa berputar lagi masuk semak dan dikejar dengan golok, dengan sekali ayun rusapun rebah. 

Apanya yang kena, sesuai prosedur badan rusapun ditelisik bak dokter forensic, oooi sedikit diatas mata kanan, rupanya bidikan telescoop sedikit meleset karena goyangan mesin diesel truk yang dimatikan mendadak. Pantesan rusa berputar didalam semak karena pusing dan menyeruduk selangkangan saya, untung rusa masih remaja, kalau bertanduk selanggkangan saya pasti terpanggang tanduknya. Allahu Akbar. 

Catatan ; Hati-hari jaga selangkangan anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar